
Mengenal apa itu Bipolar Disorder...
Gangguan Bipolar adalah gangguan psikologis yang dialami oleh seseorang ditandai dengan perubahan yang sangat ekstrim pada gangguan mood (suasana hati) juga perilaku, berupa depresi (kesedihan mendalam) dan mania (kegembiraan).
Perubahan suasana hati ini dapat berganti secara tiba-tiba dan bersifat impulsif (berulang), beberapa ahli menyebut gangguan ini manik-depresif atau bipolar afektif.
Peran neurotrasmitter otak pada Gangguan bipolar.
Para peneliti telah mendapatkan gambaran secara spesifik bahwa kelainan psikologis sangat terkait pada sistem neurotransmitter yang berfungsi sebagai pembawa pesan untuk komunikasi ke seluruh bagian otak dan sistem syaraf.
Ketidak seimbangan senyawa neurokimia diotak akan mengakibatkat gangguan pada suasana hati, mental, perilaku dan fungsi memori.
Adapun kelainan neurotransmitter pada penderita bipolar beberapa ahli berpendapat karena kekurangan/tidak seimbangnya neurokimia serotonin, glutamate dan norephinphrine.
Gejala gangguan bipolar, kami bagi menjadi 2 episode yaitu manik dan depressi.
Episode manik
(suasana hati)
- euphoria (sangat bergembira)
- sangat bersemangat (perilaku)
- hiperaktif
- bicara sangat cepat, mudah muncul ide-ide dan gagasan yg meloncat
- impulsif
- delusi dan halusinasi
- sulit tidur
- kesulitan untuk tidur
- aktifitas waktu 24 jam seolah kurang.
Episode Depressi (suasana hati)
- merasakan hampa, putus asa, perasaan seolah sempit.
- kehilangan minat pada aktifitas sehari-hari juga hobi
- selalu berbicara tentang kematian.
Tingkahlaku
- murung, menutup diri dari lingkungan dan sosialisasi.
- gelisah paranoid
- gerakan tubuh melambat
- gangguan pada konsentrasi, ingatan dan pengambilan keputusan.
- merasakan kelelahan dan kepenatan.
- berusaha untuk bunuh diri atau melukai diri.
PENANGANAN :
Segera dibawa ke tempat yang memiliki kapasitas dan memiliki keahlian dibidangnya untuk dilakukan tindakan yang tepat, agar pasien mendapatkan penanganan yang terbaik.