Bentuk-Bentuk Psikoterapi Dalam Islam

psikoterapi islam
Ternyata Islam juga telah mengajarkan psikoterapi kepada umatnya, untuk meraih ketenangan dunia akhirat serta jasmani dan rohani.

Psikoterapi Islam adalah sebuah cara dalam hal penyembuhan yang berpedoman pada Alquran dan Hadist. Di dalam Islam juga terdapat psikoterapi yang dapat menyembuhkan semua aspek psikopatologi. Baik sifat duniawi maupun ukhrawi. Dalam Islam terdapat lima macam psikoterapi (Mujib, 2002):

1. Membaca Alqur’an

Alquran dapat dianggap sebagai psikoterapi Islam yang utama dan pertama. Karena dalam Alquran memuat resep yang manjur, khususnya untuk psikoterapi Islam dalam hal menyembuhkan penyakit jiwa. Tingkat kemanjurannya tergantung seberapa tinggi sugesti keimanan pasien.

“ Dan Kami turunkan dari Al Quran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al Quran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian. “ (QS. Al-Isra, 71:82)

Mukzizat lafal Alquran tidak hanya perkalimat, tetapi perkata, dan bahkan perhuruf. Hal tersebut dianalogikan dengan sabda nabi bahwa membaca Alquran itu pahalanya tak hanya perkalimat tetapi perhuruf.  Alquran bagi yang sehat mentalnya bernilai konstruktif. Dapat memperkuat kepribadian dirinya. Sebab itu, berobat dengan Alquran baik lahir atau batin, saat sehat atau sakit sangat dianjurkan. Psikoterapi Islam dengan Alquran sangat dianjurkan.                                                                             

2. Salat diwaktu Malam

Salat malam adalah salah satu psikoterapi Islam yang bersifat kuratif, preventif. Dan konstruktif. Pertama, salat malam sebagai psikoterapi Islam membuat seseorang terlatih konsentrasi dan komprehensif. Hal tersebut terdapat dalam niat dan khusu’. Kedua salat malam dalam psikoterapi Islam menjaga kesehatan potensi-potensi jiwa manusia, seperti emosi, kognisi, dan syahwat untuk berkonasi. Lima prinsip kehidupan ialah memelihara agama, memelihara jiwa, memelihara keturunan, memelihara akal,  dan memelihara kehormatan serta harta. Dengan salat manusia mampu menjaga agamanya, sebab salat tiang agama. Demikian juga ia dapat menjaga akalnya agar terhindar dari segala hal yang membahayakan. Terakhir, salat dapat menjaga kesehatan lahir maupun batin. Psikoterapi Islam dengan menjalankan salat di malam hari sangat bermanfaat bagi yang memiliki masalah psikis.

3. Bergaul dengan orang saleh

Orang yang saleh merupakan orang yang mampu mengintegrasikan diri dan bisa mengaktualisasikan potensinya seoptimal mungkin dalam berbagai dimensi kehidupan. Di dalam tradisi kaum sufi, seseorang yang saleh dan dapat menyembuhkan penyakit rohani manusia dengan al-thabib al-ilahi atau mursyid. Menurut al-Syarqawi, Al-thabib al-murabbi (dokter pendidik), seperti ini lazimnya memberikan resep penyembuhan kepada pasiennya dengan dua cara psikoterapi Islam:

  • Psikoterapi Islam Negatif (al-salabi), dengan membersihkan diri dari segala sifat dan akhlak yang tercela.
  • Psikoterapi IslamPositif (al-ijabi), dengan mengisikan diri dari sifat-sifat atau akhlak yang terpuji.

4. Zikir

Zikir dalam arti yang sempit memiliki makna yakni  menyebut asma-asma Allah dalam semua kesempatan. Sedangkan di dalam arti luas mengingat segala keagungan dan kasih sayang Allah SWT. Tentunya zikir adalah ungkapan rasa syukur terhadap apa yang telah diberikan,serta dengan menaati perintah Allah. Zikir juga sebagai alternatif psikoterapi Islam yang tentunya bisa dilakukan setiap saat.

Untuk lebih memperjelas tentang bentuk, unsur dan objek psikoterapi dalam Islam bisa baca ditulisan : objek psikoterapi dalam Islam

Demikian informasi tentang bentuk psikoterapi Islam, semoga bisa bermanfaat untuk kita semua sebagai tambahan wawasan. Sebagai umat Islam kita seharusnya bangga, karena dibalik ajarannya menyimpan rahasia luar biasa salah satunya psikoterapi Islam yang banyak manfaatnya.